Kota Jambi,Sudutjambi.com – Himpunan Perempuan Melayu Jambi (HPMJ) Provinsi Jambi kembali menunjukkan kiprahnya dalam mempererat persaudaraan dan melestarikan budaya Melayu.
Bertempat di Hotel Matahari Kota Jambi,pada Senin (28/04/ 2025).HPMJ sukses menggelar Halal Bihalal dengan tema “Menjalin Silaturahmi, Mempererat Ukhuwah, dan Menebar Kebaikan dengan Semangat Persaudaraan Setelah Ramadhan.”
“Acara ini dihadiri langsung oleh jajaran penting, seperti Penasehat HPMJ Hj. Hesti Hesnidar Al Haris, SE, Ketua Pendiri HPMJ Hj. Yusniana HBA, Ketua HPMJ Provinsi Jambi Hj. Sumardiati, S.IP, serta perwakilan Gubernur Jambi, Staf Ahli Tema Wisman. Kehadiran para tokoh ini memperlihatkan kuatnya dukungan terhadap peran strategis HPMJ dalam membangun kebersamaan perempuan Jambi.
Dalam sambutannya, Ketua HPMJ Hj. Sumardiati menegaskan bahwa Halal Bihalal bukan sekadar tradisi, tetapi momen memperkuat semangat saling menguatkan dan berbagi kebaikan.
“Melalui HPMJ, kita berkomitmen terus merajut ukhuwah, menguatkan peran perempuan, dan menjaga adat budaya Melayu sebagai jati diri kita,” ujarnya penuh semangat.
“Sementara itu,Penasehat HPMJ, Hj. Hesti Hesnidar Al Haris, menambahkan bahwa HPMJ merupakan wadah luar biasa dalam mempererat perempuan Melayu Jambi untuk terus berkarya dan menebarkan keberkahan,”terangnya.
Hal senada disampaikan Staf Ahli Gubernur Jambi, Tema Wisman, yang mengapresiasi kontribusi HPMJ dalam membawa perubahan positif, khususnya dalam pemberdayaan perempuan Jambi.
“Halal bihalal ini mempererat keakraban dan harmonisasi antar anggota, sekaligus menunjukkan kontribusi nyata HPMJ bagi masyarakat,”,ujar Tema Wisman.
Suasana penuh keakraban semakin terasa saat ceramah dari Ustadzah Dr. Hj. Nur Hayati, M.Pd mengalirkan inspirasi tentang makna halal bihalal dan keutamaan perempuan yang diridhoi Allah SWT.
“Acara yang berlangsung hangat ini ditutup dengan doa bersama, sesi foto, dan ramah tamah, meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh anggota HPMJ Jambi.
HPMJ Jambi terus membuktikan, bahwa perempuan Melayu bukan hanya penjaga adat, tetapi juga motor penggerak perubahan di tengah masyarakat.(Hi)

Good https://is.gd/N1ikS2