SUDUTJAMBI.COM ,Jambi — Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Jambi menerima kunjungan silaturahmi dari rombongan MK e-Solutions SDN. Bhd. Johor, Malaysia.
Kegiatan berlangsung di Gedung Balairung Sari Telanaipura Kota Jambi, LAM Provinsi Jambi, Senin (4/8/2025), dalam suasana hangat dan sarat nilai budaya.
Sebanyak 21 orang rombongan dari Johor yang tergabung dalam Tim Kajian Adat Budaya Melayu Jambi disambut langsung oleh Ketua LAM Provinsi Jambi, Drs. H. Hasan Basri Agus, MM, yang juga bergelar Datuk Temenggung Putro Jayo Diningrat, bersama para Datuk dan Datin dari pengurus LAM Provinsi dan Kota Jambi, serta perwakilan Himpunan Perempuan Melayu Jambi (HPMJ).
Kunjungan ini menjadi bagian dari agenda studi dan penelusuran sejarah budaya Serumpun Melayu Batam–Jambi yang berlangsung dari 1 hingga 6 Agustus 2025. Fokus utama tim adalah menelusuri benang merah sejarah dan kebenaran hubungan antara Kerajaan Jambi dan Kerajaan Johor pada abad ke-17 hingga 18.
Dalam sambutannya, HBA menyampaikan apresiasi dan penghormatan atas kedatangan rombongan dari Johor. Ia menjelaskan peran dan sejarah panjang LAM Jambi sebagai lembaga adat yang aktif menjaga nilai-nilai Melayu serta menjalin kerja sama dengan berbagai institusi hukum seperti Kepolisian dan Kejaksaan.
LAM Jambi, kata HBA, juga telah menganugerahkan gelar adat kepada sejumlah tokoh nasional termasuk Presiden RI, Jaksa Agung, dan Menteri Dalam Negeri,”terangnya.
“Kami merasa terhormat menerima Datuk-Datuk dan Datin-Datin dari Johor. Kunjungan ini menjadi pengikat kembali sejarah yang pernah ada. Dunia Melayu dan dunia Islam punya hubungan yang kuat, dan Jambi siap membuka ruang kerja sama lebih luas,” ujar HBA.
Sementara itu, Ketua Rombongan Johor, Dator Dr. Mahdi, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari LAM Jambi. Ia menjelaskan, rombongan terdiri dari para akademisi, dosen, guru, dan pegawai di bidang pendidikan yang tergabung dalam lembaga penerbitan MK e-Solutions. Sebagian besar anggota juga aktif menulis di bidang bahasa, budaya, dan sejarah.
“Kunjungan ini murni untuk bertukar pandangan seputar adat dan budaya Melayu, serta menelusuri sejarah dua kerajaan besar: Jambi dan Johor. Alhamdulillah, rencana kami dipermudah dan penyambutan dari LAM Jambi luar biasa,” kata Mahdi.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan cendera mata, sesi foto bersama, dan ramah tamah makan bersama yang mempererat suasana kekeluargaan antar kedua bangsa serumpun.
Pertemuan ini diharapkan menjadi awal dari kolaborasi berkelanjutan antara Jambi dan Johor dalam pelestarian warisan budaya Melayu serta penguatan identitas sejarah kawasan Nusantara dan Semenanjung.(Hi)

https://shorturl.fm/0zsLx
https://shorturl.fm/pUzea
https://shorturl.fm/MwMA9