SUDUTJAMBI.COM ,Muaro Jambi— Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi Partai Golkar Dapil Jambi, Drs. H. Hasan Basri Agus, MM (HBA), menghadiri pelaksanaan Ujian Tahdid Mustawa atau ujian masuk Universitas Al Azhar Kairo, Mesir, Tahun 2026 yang digelar di Pondok Pesantren Kumpeh Daaru Tauhid, Rabu (11/2/2026).

Ujian tersebut diselenggarakan oleh Kalam Literasi Indonesia bekerja sama dengan Bina Al Mustaqbal Indonesia, sebagai bagian dari seleksi masuk Universitas Al Azhar Kairo melalui jalur beasiswa.

Santri sedang melaksanakan ujian Masuk Universitas Al Azhar Kairo Mesir

Sebanyak 25 peserta santri mengikuti ujian yang dilaksanakan secara daring dan diuji langsung oleh Dr. Nahla Shabri As-Sha’idy, Penasihat Grand Syekh Al Azhar sekaligus Ketua Markaz Tatwir Kairo, Mesir.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh dan pejabat daerah, di antaranya Gubernur Jambi yang diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM dr. Fery Kusnadi, Sp.OG, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jambi yang diwakili Kabid Papkis H. Amirudin, S.Ag., M.Pd.I, Anggota DPRD Provinsi Jambi H. Achmad Sarwani selaku Ketua Organisasi Alumni Al Azhar Cairo Indonesia (OACI) Perwakilan Jambi, serta Pimpinan Ponpes Kumpeh Daaru Tauhid KH. Sholahuddin As Syargawi.

Mewakili Gubernur Jambi, dr. Fery Kusnadi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap program seleksi beasiswa Al Azhar Kairo semakin diminati oleh santri pesantren di Provinsi Jambi.

“Ini berkaitan langsung dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Santri yang menempuh pendidikan di Al Azhar nantinya akan kembali ke Indonesia dan memberi kontribusi besar bagi pendidikan keagamaan di Jambi,” ujarnya.

Sementara itu, HBA menilai kegiatan ini sebagai langkah strategis dalam memperluas akses pendidikan tinggi keislaman bertaraf internasional bagi para santri pesantren.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini karena membuka peluang besar bagi anak-anak pesantren untuk menimba ilmu langsung di Kairo, Mesir. Al Azhar adalah pusat keilmuan Islam dunia,” kata HBA.

Ia juga mengenang pengalamannya saat menjabat sebagai Gubernur Jambi, di mana dirinya turut menginisiasi penyediaan mess mahasiswa Jambi di Mesir yang hingga kini masih dimanfaatkan oleh para pelajar asal Jambi yang menempuh pendidikan di Kairo.

“Sekarang banyak anak-anak Jambi yang tinggal dan belajar di Mesir. Ini investasi jangka panjang untuk kualitas pendidikan dan dakwah di daerah,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin banyak santri di Provinsi Jambi yang mampu bersaing secara global dan menjadi bagian dari generasi ulama serta intelektual Muslim masa depan.(Hi)