SUDUTJAMBI.COM ,Bungo — Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar Dapil Jambi dari Komisi VIII, Drs. H. Hasan Basri Agus, MM (HBA), menegaskan komitmennya dalam memastikan Program Indonesia Pintar (PIP) berjalan tepat sasaran.

Hal ini disampaikan saat HBA melakukan kunjungan kerja ke MTs Al Falah Pasir Putih yang berlokasi di Jl. H.A. Gaffar Baid, Kelurahan Sungai Terjan, Kecamatan Bungo Dani, Kabupaten Bungo, pada Senin (28/07).

“Didampingi Tenaga Ahli DPR, HBA disambut hangat oleh Kabid Madrasah Kanwil Kemenag Provinsi Jambi, Silalahi, bersama Kasi Madrasah Kemenag Kabupaten Bungo dan jajaran guru serta Kepala MTs Al Falah.

Dalam kunjungan tersebut, HBA secara simbolis menyerahkan bantuan beasiswa PIP kepada perwakilan siswa, sekaligus memberikan buku karyanya berjudul “HBA Berselancar di Dunia Impian” kepada kepala madrasah sebagai bentuk apresiasi atas semangat mendidik di tengah keterbatasan.

Acara berlangsung dalam suasana dialogis, di mana para guru menyampaikan langsung berbagai aspirasi dan kebutuhan pendidikan di madrasah mereka.

“Kami ingin memastikan bantuan PIP benar-benar sampai kepada anak-anak yang membutuhkan. Di Dapil Jambi, saya mendapatkan kuota lebih dari 15 ribu penerima. Ini bentuk tanggung jawab moral kami di Komisi VIII,” ujar HBA.

 

HBA menambahkan, madrasah swasta seperti MTs Al Falah dan MI Al Falah termasuk yang mendapatkan alokasi bantuan berdasarkan aspirasi dirinya di DPR RI. Menurutnya, besaran beasiswa PIP yang diberikan adalah sebagai berikut:

MI (setara SD): Rp450.000 per tahun

MTs (setara SMP): Rp750.000 per tahun

MA (setara SMA): Rp1.800.000 per tahun

Secara khusus untuk MTs Al Falah, HBA mencatat adanya 62 siswa yang diusulkan sebagai penerima PIP, dengan 17 siswa telah menerima pada tahap pertama.

 

Tanggapan Kepala Sekolah dan Rencana Bantuan Fisik

Kepala MI Al Falah, Madamia, menyampaikan rasa syukur atas kunjungan dan kepedulian HBA. Ia berharap bantuan pendidikan bisa terus berlanjut, terutama dalam perbaikan sarana prasarana madrasah.

“Alhamdulillah, kami tidak menyangka Pak HBA bisa hadir langsung. Banyak ruang kelas kami yang kondisinya sudah tidak layak. Beliau berjanji akan bantu satu ruang kelas baru tahun depan, semoga semua dilancarkan,” tutur Madamia.

 

Menanggapi kondisi fisik madrasah yang masih serba terbatas, HBA pun langsung meninjau salah satu ruang kelas sederhana yang terbuat dari papan. Ia berkomitmen untuk mengupayakan bantuan pembangunan ruang kelas baru melalui aspirasi tahun anggaran berikutnya, bekerja sama dengan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

Empat Tujuan Kunjungan Legislator

Dalam wawancaranya, HBA menegaskan bahwa kunjungan ini memiliki empat tujuan utama:

1. Menyerap aspirasi masyarakat dan tenaga pendidik

2. Melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan Program Indonesia Pintar

3. Mendorong perluasan jumlah penerima manfaat PIP

4. Mengevaluasi serta memberikan masukan untuk perbaikan program di masa mendatang.

Kunjungan HBA ke MTs Al Falah dan MI Al Falah menjadi bukti nyata peran legislatif dalam menjembatani kebutuhan pendidikan masyarakat dengan program-program pemerintah. Ia berharap, bantuan PIP tidak hanya mampu meringankan beban ekonomi keluarga kurang mampu, tetapi juga menjadi pintu pembuka bagi masa depan anak-anak Indonesia yang lebih cerah dan berdaya saing.(Hi)