Purworejo, Sudutjambi.com — Kecelakaan tragis terjadi di Desa Kalijambe, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, pada Rabu pagi (7/5/2025) sekitar pukul 10.30 WIB. Insiden tersebut melibatkan angkutan pedesaan bernomor polisi AA 1307 OA dan truk tronton bernomor polisi B 9970 BYZ.

Kecelakaan bermula saat truk tronton yang melaju dari arah Magelang menuju Purworejo mencoba mendahului angkutan pedesaan di depannya, namun kehilangan kendali. Akibatnya, truk menabrak kendaraan angkutan umum tersebut hingga kedua kendaraan keluar jalur dan menabrak rumah warga di pinggir jalan.

Sebanyak 11 orang dilaporkan meninggal dunia, sementara 6 korban lainnya mengalami luka-luka dan telah dievakuasi ke RSUD Tjitrowardojo dan RSUD Tjokronegoro untuk mendapatkan penanganan medis.

Direktur Utama Jasa Raharja, Rivan A. Purwantono, menyampaikan belasungkawa kepada para keluarga korban dan memastikan bahwa seluruh korban kecelakaan telah dijamin sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga para korban. Seluruh korban, baik yang meninggal dunia maupun luka-luka, telah dijamin oleh Jasa Raharja. Sesuai ketentuan, korban meninggal dunia akan mendapatkan santunan sebesar Rp50 juta yang diserahkan kepada ahli waris yang sah, sedangkan korban luka-luka dijamin biaya perawatan hingga maksimal Rp20 juta,” ujar Rivan.

Penjaminan ini mengacu pada Undang-Undang No. 33 dan 34 Tahun 1964, serta Peraturan Menteri Keuangan RI No. 15 Tahun 2017 tentang Besaran Santunan. Selain itu, Jasa Raharja juga menanggung biaya ambulans maksimal Rp500 ribu dan biaya pertolongan pertama maksimal Rp1 juta untuk setiap korban.

Petugas Jasa Raharja Kantor Wilayah Jawa Tengah telah turun ke lokasi untuk berkoordinasi dengan Polres Purworejo dan rumah sakit, guna mempercepat proses pendataan dan penyaluran santunan.

“Sebagai bagian dari sistem perlindungan dasar negara, kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kami juga mengimbau seluruh pengemudi dan pemilik kendaraan untuk selalu memastikan kelayakan kendaraan dan mengutamakan keselamatan,” tutup Rivan.(Humas JR)