Ziarah Ke Makam Rang Kayo Hitam,HBA: Rang Kayo Hitam Orang Pertama di Jambi Yang Letakkan Dasar Adat Istiadat
SUDUTJAMBI.COM, –Dalam rangka sambut hari Adat Melayu Jambi Ke II ,pengurus Lembaga Adat Melayu Jambi Provinsi Jambi ziarah ke makam Rang Kayo Hitam ,di kelurahan simpang ,Kecamatan Berbak ,Kabupaten Tanjungjabung Timur ,Jambi ,sabtu (15/7)
Untuk itu ,Puncak hari Adat Melayu Jambi ke -II jatuh pada 1 Muharram 1445 Hijriah ,bertepatan dengan hari rabu tanggal 19 juli 2023.ziarah langsung dihadiri Ketum LAM Jambi Provinsi Jambi Datuk Hasan Basri Agus Temenggung Putro Jayodiningrat dan pengurus LAM Jambi Provinsi Jambi dengan membaca Umul Qur’an ,Yasin Tahlil dan doa bersama didepan pusara Rang Kayo Hitam dan istrinya Mayang Mangurai .
Dalam Kesempatan ini ,Ketua LAM Jambi Provinsi Jambi ,Datuk Drs.H. Hasan Basri Agus (HBA) mengatakan ,pada siang hari ini rombongan pengurus LAM Provinsi Jambi dan LAM Kabupaten Tanjungjabung Timur datang ke makam Rang Kayo Hitam,”ucapnya.
Senator RI yang terkenal merakyat ini , menjelaskan dalam rangka Hari Adat Provinsi Jambi tepat pada tanggal 1 Muharram bertepatan tanggal 19 Juli 2023.

Datuk HBA juga mengungkapkan ,Rang Kayo Hitam merupakan orang pertama di Jambi yang meletakkan dasar adat istiadat pada syarak atau hukum agama,”ungkapnya.
Datuk HBA tegaskan ,pengurus LAM Jambi Prorinsi Jambi berjanji akan menjaga adat istiadat dari rongrongan pengaruh negatif yang dapat merusak tatanan adat,”tegasnya.
Menurut Mantan Bupati Sarolangun yang terkenal ramah ini ,kedatangan seluruh pengurus LAM Jambi Provinsi Jambi ini untuk berjanji langsung didepan makam tokoh peletak dasar adat istiadat melayu Jambi.
Datuk HBA juga berharap seluruh pengurus LAM Jambi Provinsi Jambi menanamkan tekad untuk mengurus adat sebaik mungkin,”harapnya.

Sementara itu menurut Datuk Raden Ahmad Ramli Tanjung Keturunan Ke 22 dari Datuk Paduko Berhalo ,mengatakan satu dari makam itu adalah panglima perang Kesultanan Melayu Jambi ,sedangkan satu lagi makam kerabat dekat Rang Kayo Hitam .
Ziarah ke Makam Sultan Melayu Jambi itu,ditempuh melalui jalur darat ,melewati wilayah Kumpeh Muarojambi sekitar 90 Kilometer lebih dari Kota Jambi ,rombongan pengurus LAM Jambi menggunakan 2 bus dan sejumlah kendaraan pribadi lainnya .
Untuk Diketahui,Makam Rang Kayo Hitam memiliki nama asli Sayyid Ahmad Kamil berada persis di pinggir sungai Batanghari.makam yang sudah direnovasi ini berdiri megah dikawasan cagar budaya situs Rang Kayo Hitam,terdapat 4 makam ,yang satu istri ,kucing kesayangan dan kerabat ,makam Rang Kayo Hitam berbentuk persegi panjang berukuran 5,2 x1,5 meter ,sementara itu makam putri Mayang Mangurai panjangnya 3,7 meter dengan lebar 1,4 meter nisannya sama dengan Rang Kayo Hitam .
Rang Kayo Hitam adalah putra dari Ahmad Salim atau Ahmad Barus II asal Turki, yang dikenal dengan sebutan Datuk Paduko Berhalo, pendiri dan raja pertama Kerajaan Melayu Jambi.Ibunya, Putri Selaras Pinang Masak, berasal dari Kerajaan Pagaruyung, Sumatra Barat. Rang Kayo Hitam menyebarkan agama Islam dan meletakkan nilai-nilai keislaman pada kerajaannya.Situs Rang Kayo Hitam cukup unik. Pada situs ini terdapat peninggalan budaya dari dua masa. Rang Kayo Hitam dan Putri Mayang Mangurai adalah tokoh penting Islam pada masa Kesultanan Jambi.
Setelah itu Mantan Gubernur Jambi Terkenal Dermawan ini ,memberikan sembako dan Al -Qur’an kepada sebanyak 15 orang warga sekitar yang tinggal di dekat makam Rang Kayo Hitam ,kegiatan berjalan baik dan lancar dengan penuh khidmat .(Hi)
